‎Kajian Hadits Dhaif dan Maudhu’: 1. CARILAH ILMU WALAU SAMPAI KE NEGERI CINA

– Teks Hadits

اطلبوا العلم ولو بالصين ، فإن طلب العلم فريضة على كل مسلم

– Arti:

Carilah Ilmu walau sampai ke Negeri Cina karena sesungguhnya mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim.

– Sanad Hadits:

أخبرنا أبو عبد الله الحافظ ، أخبرنا أبو الحسن علي بن محمد بن عقبة الشيباني ، حدثنا محمد بن علي بن عفان ، ح وأخبرنا أبو محمد الأصبهاني ، أخبرنا أبو سعيد بن زياد ، حدثنا جعفر بن عامر العسكري ، قالا : حدثنا الحسن بن عطية ، عن أبي عاتكة ، – وفي رواية أبي عبد الله – حدثنا أبو عاتكة ، عن أنس بن مالك ، قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم

Telah mengkhabarkan kepadaku (Baihaqi) Abu Abdillah Al-Hafidz, telah mengkhabarkan kepadaku Abul Hasan Ali bin Muhammad bin Uqbah Asy-Syaibani, telah berkata kepadaku Muhammad bin Ali bin Affan, dan telah mengkhabarkan kepadaku Abu Muhammad Al-Ashbihani, telah mengkhabarkan kepadaku Abu Said bin Ziyad, telah berkata kepadaku Ja’far bin Amir al-Askari, mereka berdua berkata: Telah berkata kepadaku Al-Hasan bin Athiyyah dari Abu Atikah –dalam riwayat lain Abu Abdillah- telah berkata kepadaku Abu Atikah, dari Anas bin Malik, beliau berkata: Rasulullah bersabda:

– Komentar para Ulama’ tentang derajat hadits ini:

Hadits tersebut diriwayatkan oleh: Uqaili, Ibnu Adiy, Baihaqi dan beliau mengatakan bahwa hadits ini mirip masyhur tapi sanadnya dhaif, dan juga diriwayatkan dari beberapa jalur yang semuanya dhaif.

Hadits ini juga dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Bar dalam bab Ilmu, juga dikeluarkam oleh al-Khatib.

Dan Ibnu Jauzi memasukkan hadits ini dalam hadits-hadits Maudhu’.

Al-Ajaluni berkata: hadits ini Dhaif bahkan Ibnu Hibban mengatakan hadits ini adalah batil.

Namun Al-Hafidz al-Mazzi mengatakan bahwa hadits ini memiliki banyak jalan yang kalau dikumpulkan bisa masuk dalam katagori hadits Hasan. Begitu juga adz-Dzahabi mengatakan: Hadits ini diriwayatkan dari beberapa jalur yang meragukan dan sebagian lagi ada yang dari jalur shalih (baik).

Abu Ya’la meriwayatkan hadits ini dari Anas dengan lafadzh: “اطلبوا العلم ولو بالصين” saja.

Sedangkan Ibnu Abdil Barr juga meriwayatkan dari Anas dengan sanad yang di dalamnya ada orang pendusta.

– Kesimpulan:

1) Mayoritas Ulama’ hadits mengatakan bahwa hadits tersebut dengan redaksi seperti itu adalah hadits yang dhaif dan tidak bisa dijadikan dalil.

2) Hikmah yang bisa diambil dari hadits tersebut walaupun dhaif adalah bahwa kita selalu diperintahkan mencari ilmu di manapun dan kapanpun, baik ke negeri Cina, Arab Saudi, Mesir dan lain sebagainya. Sebagaimana yang disabdakan rasulullah:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ.

Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu maka Allah mudahkan untuknya jalan ke Surga. (HR. Tirmidzi).Image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s